Sekian hari silih berganti dan aku semakin tumbuh dan terus tumbuh, kata mama sejak bayi aku gampang berinteraksi dengan orang yang baru aku kenal, tak disangka dan diduga ternyata setelah aku berusia beberapa hari kami sekeluarga mendapat kunjungan dari keluarga yang jauh sekalh dibelahan benua lain yaitu dengan datangnya opa dan oma dari Belanda mereka adalah saudara dari oma nya mama lebih tepatnya adik dari oma mama ku kalau aku sih kemungkinan memanggil mereka dengan sebutan eyang buyut tapi kata mama kalau bahasa Belanda nya bisa juga dengan sebutan groot opa atau groot oma, nama mereka adalah opa Henk Lucardie dan oma Mery,... aku senang sekali dengan kedatangan mereka dan mereka selalu datang ke Indonesia hampir setiap tahun. Oma Mery menggendong aku dengan kasih sayang dan aku merasakan nyaman sekali apalagi kata mama kalau oma Mery sangat berpengalaman sekali dalam hal merawat bayi karena dulunya beliau seorang perawat di Belanda.
| Groot Oma Mery |
| Groot Oma Mery lagi gendong aku dan disampingnya Groot Opa Henk..... |
setelah beberapa bulan usia ku keluarga kami menghadapai sebuah ujian yaitu papa ada masalah di perusahaannya dimana perusahaan papa waktu itu terjadi konflik dalam manajemennya dan akhirnya papa memilih mundur dari jabatannya daripada harus terjebak dalam konflik yang tak berujung apalagi perusahaan tersebut menurut papa manajemennya sudah tidak sehat karena telah terjadinya ketidak seimbangan antara konsorsium dengan direksi. Papa pun memulai merintis usahanya sendiri, walaupun sudah tidak seperti dulu tapi sampai sekarang penghasilan papa cukuplah buat hidup kami sekeluarga dan semoga kelak papa bisa sukses dengan usahanya yang baru ini.
Dengan kemunduran papa dari perusahaan pernah beberapa kali pihak konsorsium mendatangi papa untuk membujuk agar tidak mundur tapi papa orangnya sangat prinsiple yaitu apa yang sudah di putuskan tidak akan di tarik kembali. Sebenarnya waktu papa mundur dari perusahaannya banyak loh perusahaan yang bidangnya sama melirik papa untuk ngajak bergabung karena mereka melihat prestasi papa yang mampu membawa perusahaan tersebut dari nol sampai menjadi perusahaan yang masuk tiga besar di Jawa Timur, tapi papa pernah bilang ke Mama bahwa begitu dia mundur maka papa ingin usaha dibidang yang lain, setelah papa tidak beraktivitas lagi seperti biasanya kemudian papa ada keinginan menjenguk nenek di Kalimantan dimana papa juga sudah lama gak pulang ke sana, dan papa pun pulang ke sana kira-kira kurang lebih satu minggu.
| Keraton Kutai Kartanegara Tenggarong Kalimantan Timur |
Satu minggu kemudian papa telpon mama kalau nanti balik ke Malang nenek ikut serta karena nenek juga pengen lihat cucunya yang imut dan cantik ini, hehe....wahhhh aku semakin bahagia karena dulunya saudara yang jauh jarang sekali bertemu tapi semenjak kelahiranku mereka pada datang semua. serasa lengkap hidupku untuk hadir ke dunia ini.
| Nenek Rusniah dan Yangyut Ngabdi |
Papa dan Mama memiliki latar belakang keluarga yang berbeda terutama dari masalah keyakinan dimana Papa adalah seorang Muslim dan Mama dari keluarga Kristen tapi selama ini mereka tidak pernah permasalahkan tentang agama bahkan bisa saling menghargai untuk bisa saling bersama-sama dengan cinta, aku bangga dengan hal itu.
kalau ada nenek pastinya mama senang kali karena mama tau kalau papa takut ama nenek jadi semisal papa pulangnya terlalu malam karena alasannya meeting ama kolega yang marah-marah ama papa pasti nenek, pernah suatu kali papa nongkrong ditempat karaoke bersama teman-teman bisnisnya dan pulang larut malam, pas papa pulang ditunggu ama nenek dan nenek bilang gini," kamu kalau kerja sih kerja tapi jangan sampai pulang selarut ini tolong perhatikan keluarga apalagi istrimu masih mengasuh anakmu yang bayi jadi perhatikan juga keluarga," papa gak ada membantah apa-apa hanya diam saja padahal dari karakter aslinya papa tuh gak pernah mau kalah kalau soal debat tapi sama nenek dia gak bisa apa-apa, karena papa sangat menghormati orang tua terutama seorang ibu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar